Senin, 04 Januari 2016

MIKROPENIS

MIKROPENIS
(penis berukuran kecil)

Ukuran penis berukuran kecil pada anak tentu menimbulkan kecemasan pada orang tua.  Seharusnya semua orang tua menyadarinya sebelum anak mencapai akil balik atau usia puber.

Penis berukuran kecil selain faktor genetik disebabkan juga oleh kadar testosteron yang rendah. Sebaliknya bisa diakibatkan tingginya kadar estrogen dalam darah.

Gangguan pada hormon testosteron dapat dialami saat tumbuh kembang.  Keseimbangan kadar estrogen dan testosteron mengambil perang penting selain faktor genetik.

Penggunaan obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi hormon testosteron. Selain itu makanan yang mengandung zat isoflavon  yang terdapat dalam kedelai serta aun semanggi juga mengandung  zat tersebut.  Dalam isoflavon terdapat fitoestrogen. 

Di dalam tubuh fitoestrogen dipecah menjadi estrogen yang menghambat perkembangan hormon testosteron.

Kegemukan juga dapat memicu kadar estrorgen sehingga kadar testosteron ikut menurun dan memicu terjadinya mikropenis.

Ukuran penis yang normal tergantung usia.  Sebaiknya dideteksi sebelum anak berusia 13-14 tahun.
Salah satu pengobatan mikropenis adalah suntik hormon. Tujuannya merangsang pertumbuhan FSH dalam otak untuk memproduksi testosteron.
Selain bisa membantu perkembangan penis juga membantu menambah volume testis.

1 comments:

Fahmi Ramadhan mengatakan...

Ini kasusnya sama seperti sahabat says dia udah umur 23 tahun tapi mempunyai penis sangat kecil. Cara mengobati supaya ukurannya normal gimana?

Poskan Komentar

Pengikut


counter

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Search

Recent Post

Recent Comment

My Blog List

Messenger

Chat